Saturday , April 18 2026
Sinergi Universitas Pertamina dan Bakrie Center Foundation Perkuat BUMDes untuk Akselerasi SDGs 2030

Sinergi Universitas Pertamina dan Bakrie Center Foundation Perkuat BUMDes untuk Akselerasi SDGs 2030

Universitas Pertamina kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kolaborasi lintas sektor dengan menjalin kemitraan strategis bersama Bakrie Center Foundation (BCF). Kerja sama tersebut ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung pada 14 April 2026 di Jakarta, sebagai langkah konkret dalam memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan berkelanjutan.

Kesepakatan tersebut melibatkan Chief Executive Officer Bakrie Center Foundation, Jimmy Muhamad Rifai Gani, BA, MPA, serta Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU. Pada kesempatan yang sama, penandatanganan Perjanjian Kerja Sama turut diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Kerja Sama Universitas Pertamina, Prof. Dr. techn. Djoko Triyono. Kolaborasi tersebut dirancang dengan jangka waktu lima tahun dan mencakup bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Fokus utama dari kemitraan tersebut terletak pada upaya meningkatkan daya saing Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) melalui integrasi Tridarma Perguruan Tinggi. Pendekatan yang digunakan tidak hanya bersifat teoritis, melainkan juga mengedepankan praktik langsung di lapangan melalui konsep experiential learning yang melibatkan mahasiswa dan dosen secara aktif.

Dalam implementasinya, program bertajuk “Intervensi Peningkatan Daya Saing BUMDes melalui Implementasi Tridarma Perguruan Tinggi” menjadi langkah awal yang disepakati kedua pihak. Program tersebut menjadikan BUMDes sebagai ruang belajar sekaligus laboratorium sosial, di mana mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di kelas ke dalam situasi nyata di masyarakat desa.

Keterlibatan mahasiswa dalam program tersebut tidak hanya terbatas pada kegiatan akademik, tetapi juga mencakup peran sebagai agen perubahan di tingkat lokal. Mahasiswa dan alumni diberi kesempatan untuk terjun langsung sebagai fasilitator dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh Bakrie Center Foundation. Pengalaman tersebut diharapkan mampu membentuk karakter kepemimpinan yang adaptif, meningkatkan kepekaan sosial, serta memperkuat kemampuan problem solving dalam konteks pembangunan desa.

Di sisi lain, dosen Universitas Pertamina juga memperoleh ruang yang lebih luas untuk mengembangkan riset terapan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi tersebut memungkinkan terwujudnya penelitian yang tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga memberikan dampak nyata melalui implementasi di lapangan. Hasil dari kegiatan tersebut berpotensi menghasilkan inovasi, publikasi bersama, hingga kekayaan intelektual yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU., menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan nasional. Ia menilai bahwa keterlibatan langsung mahasiswa dan dosen dalam pengembangan BUMDes merupakan bentuk nyata dari implementasi Tridarma Perguruan Tinggi yang berdampak luas.

Lebih lanjut, kerja sama tersebut juga mencerminkan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan organisasi non-profit dalam menjawab tantangan pembangunan. Pendekatan kolaboratif dinilai mampu menghasilkan solusi yang lebih komprehensif, karena menggabungkan keunggulan akademik dengan pengalaman praktis di lapangan.

Dalam konteks global, kolaborasi tersebut sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) 2030, khususnya pada poin kemitraan untuk mencapai tujuan atau SDG 17. Melalui kemitraan yang terbangun, kedua institusi berupaya menghadirkan model kolaborasi yang berkelanjutan dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pelibatan berbagai pihak dalam program tersebut menunjukkan bahwa pembangunan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama yang terintegrasi. Mahasiswa, dosen, dan masyarakat desa menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran yang saling mendukung, sehingga tercipta proses pemberdayaan yang berkelanjutan.

Melalui sinergi tersebut, Universitas Pertamina dan Bakrie Center Foundation diharapkan mampu menghadirkan kontribusi nyata dalam memperkuat ekonomi desa melalui BUMDes, sekaligus mempercepat pencapaian SDGs 2030 secara lebih terarah dan berdampak luas bagi masyarakat Indonesia.